Beberapa Cara Mendapatkan Kredit UMKM

Beberapa Cara Mendapatkan Kredit UMKM

Sama halnya dengan Usaha Kecil Menengah, UMKM ialah Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Baik UKM maupun UMKM ialah sama yaiitu usaha yang tidak membutuhkan modal yang tidak terlalu besar, namun ada kala para pelakunya masih saja memiliki masalah dengan keuangan. Keterbatasan modal inilah yang menjadi kendala bagi pembisnis untuk memulai bisnisnya. Satu-satunya jalan yang harus ditempuhnya ialah meminjam kredit UMKM. Kredit UMKM ialah kredit yang diberikan oleh pihak bank, baik swasta maupun pemerintah guna membantu para pelaku bisnis dalam mengembangkan skala usahanya. Cara mendapatkan kredit UMKM tidaklah mudah, hanya mematuhi setiap prosedur yang telah ditentukan oleh bank.

Demikian beberapa cara mendapatkan Kredit UMKM :

  1. Sebagai prosedur pertama dalam pengajuan pinjaman kredit UMKM. Saat mengajukan kredit, usaha yang dimiliki haruslah telah berjalan minimal selama 6 bulan. Hal yang sulit dijalani dalam memulai bisnis ialah memulai, karena yang telah kita tahu bahwa uang sangat berperan penting dalam memulai sebuah bisnis. Namun, jangan berkecil hati, gunakan modal seadanya dahulu selama 6 bulan. Toh, modal pinjaman ini digunakan untuk mengenbangkan skala usaha Anda bukan. Jadi, anggap saja usaha yang Anda jalankan selama 6 bulan ini sebagai langkah awal, permulaan sebuah aksi pengembangan Usaha Kecil Menengah Anda.

  1. 21 tahun ialah usia yang cukup dianggap matang untuk memiliki sebuah usaha atau Usaha Kecil Menengah. Maka dari itu, usia dibawah 21 tahun tidak diperbolehkan mengajukan pinjaman kredit UMKM. hal ini bukan berarti bahwa usia 21 tahun tidak diperbolehkan mendirikan Usaha Kecil Menengah. Namun bagi Anda yang berusia dibawah 21 tahun, Anda harus bersabar diri untuk menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan pengakuan dari bank bahwa Anda telah layak mendapatkan bantuan pinjaman kredit UMKM.

  1. Mengajukan syarat permohonan peinjaman kredit UMKM dengan menyertakan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha dari pemerintah setempat, dan Jaminan. Jaminan yang dimaksud dapat berupa barang pribadi yang dimiliki termasuk usaha yang sedanga dijalankan. Mengenai jaminan ini, tergantung dengan kesepakatan antara pihak yang mengajukan permohonan dan pihak bank. Demikian ulasan tentang cara mendapatkan kredit UMKM, semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam mengatasi masalah Usaha Kecil Menengah yang sedang Anda jalani. Terima kasih.
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

Powered by WordPress | Designed by: Premium Themes. | Thanks to Juicers, Free WP Themes and