Pengembangan UKM Ekonomi Rakyat Dan Penanggulangan Kemiskinan

Pengembangan UKM Ekonomi Rakyat Dan Penanggulangan Kemiskinan

Pengembangan UKM Ekonomi Rakyat Dan Penanggulangan Kemiskinan

Keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia mewakili hampir seluruh unit usaha di berbagai sektor ekonomi di dalam perekonomian. Usaha Kecil Menengah sampai sekarang mewakili 99,85% jumlah unit usaha di Indonesia. Dengan demikian, perekonomian Indonesia ditinjau dari subyek hukum adalah ekonomi rakyat yang terdiri dari usaha kecil di sektor pertanian, perdagangan dan industri rumah tangga. Dalam perekonomian peranan usaha kecil sangat penting. Usaha Kecil Menengah menyumbang 88% penyerapan tenaga kerja. Di masa krisis usaha kecil dan menengah dinilai masih mampu bertahan, karena fleksibilitasnya dan ketidak tergantungannnya pada pembiayaan melalui kredit perbankan. Namum di sisi lain, sumbangan UKM terhadap ekspor masih sangat kecil dibandingkan Industri besar.

Melihat kenyataan ini, maka perlu adanya usaha untuk terus mengembangkan UKM sehingga peranan utama nya sebagai penunjang kesejahteraan rakyat dan penekan kemiskinan terus berjalan. Maka ada beberapa strategi yang harus dilakukan dalam pengembangan UKM Ekonomi Rakyat. Tentu Pengembangan UKM Ekonomi rakyat ini sepenuhnya ditujukan untuk kesejahteraan rakyat termasuk pelaku usahanya sendiri dan untuk penanggulangan kemiskinan. Strategi-strategi Pengembangan UKM Ekonomi Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan diantaranya adalah sebagai berikut

Pertama adalah penciptaan iklim usaha yang seluas-luasnya bagi UKM untuk terus dapat menjalankan kegiatan usah. Aspek ini meliputi penyempurnaan sistem perundang-undangan dan kebijakan sektoral, dan perlu mendapat dukungan peraturan daerah, penyederhanaan perijinan dan upaya penegakan hukum penciptaan iklim usaha juga menuntut peningkatan kemampuan aparatur pemerintah agar mampu berperan sebagai pendukung bagi UKM. Kedua, memperluas akses UKM terhadap pemanfaatan potensi sumber daya alam. Untuk meningkatan kemampuan UKM dalam memanfaatkan peluang lokal dan pasar global perlu didukung dengan pengembangan lembaga pendamping atau Business Developmen Sevice untuk medukungan peningkatan kemampuan UKM dalam memperoleh akses teknologi dan pasar maupun akses terhadap permodalan.

Ketiga, pengembangan Bank yang secara khusus mendapatkan tugas memberikan pelayanan kredit kepada UKM. Fungsi kredit ini adalah meminjamkan modal kepada UKM agar dapat memperkuat distribusi produksinya yang diberikan secara layak sesuai peraturan dan mekanisme perbankan.  Ke empat, mendukung pemanfaatan IPTEK dalam peningkatan UKM yang kompetitif dimana UKM mampu memasarkan produk atau jasa secara efektif melalui pemanfaatan teknologi informatika. Kerjasama internasioanl dalam rangka pengembangan perdagangan dan investasi bagi UKM perlu dijalankan dan difasilitasi. Kelima, dalam upaya UKM menanggulangi kemiskinan selain penciptaan lapangan kerja secara mandiri, maka perlu menerapkan program intervensi sosial. Di sini, sistem ketahanan sosial harus mendapatkan perhatian yang lebih besar agar UKM dapat dilindungi dari ancaman.

Itulah beberapa strategi dalam Pengembangan UKM Ekonomi Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan. Tentu strategi-strategi tersebut perlu diperhatikan oleh pelaku UKM, Pemerintah serta lembaga pendamping untuk menciptakan UKM yang lebih kompetitif, kuat serta stabil di dalam persaingan pasar dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

Powered by WordPress | Designed by: Premium Themes. | Thanks to Juicers, Free WP Themes and