Upaya Pengembangan UKM Di Indonesia

Upaya Pengembangan UKM Di Indonesia

Upaya Pengembangan UKM Di Indonesia

Sebagian besar usaha di Indonesia lebih dari 99% adalah usaha kecil dan menengah atau UKM. Dalam perekonomian Usaha Kecil Menengah lebih tahan terhadap berbagai ancaman krisis ekonomi sehingga Usaha Kecil Menengah lebih banyak yang berkembang. Kehadiran di tengah buruk nya perekonomian Indonesia mampu memberikan sumbangan kepada Negara dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu UKM mampu meningkatkan PBD, menyumbang dana APBN dan APBD dari pajak yang dibayar oleh UKM, serta mampu mengembangkan dunia usaha. Hal ini mendorong pemerintah dan pelaku usaha menlakukan upaya pengembangan UKM atau sektor industri kecil dan menengah.

Berbagai upaya pengembangan UKM dilakukan melalui program baik itu melaui program kemitraan atau pun program pemerintah dalam pengembangan unit usaha kecil di Indonesia. Pengembangan sektor UKM yang akan menjadi cikal-bakal usaha besar ini tidak semata-mata tanggung jawab pemerintah saja, pihak UKM sendiri harus bekerja sama dengan pemerintah. Lalu sektor perbankan juga harus ikut serta dalam menyediakan permodalan dan pinjaman bagi UKM. Bahkan diperlukan juga peranan investor lokal mau pun asing sebagai wadah penyalur dana bagi kegiatan produksi Usaha Kecil Menengah.

Pemerintah memiliki kewajiban untuk mengatasi tiga permasalahan yang kerap kali menerpa UKM, yaitu mengenai modal, akses pasar, dan teknologi. Sementara UKM sebagi pihak pelaku usaha berkewajiban untuk mencari inovasi terhadap barang dan jasa yang akan di jual, mencermati rintangan atau hambatan yang dapat mengamcam kelangsungan UKM serta meningktkan strategi produksi, pemasaran dan kualitas produk. Bank dan koperasi adalah uang paling berperan dalam hal permodalan dan pinjaman dana kepada UKM. Jadi secara keseluruhan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pengembangan UKM yaitu, kondisi kerja, akses pasar, akses informasi, akses pembiayaan, ketersediaan layanan pengembangan usaha, pengembangan cluster, peningkatan kualitas produk dan SDM, kompetisi, jaringan bisnis, dan promosi usaha baru.

Dengan demikian adanya kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha UKM dan Pihak pemberi modal maka upaya Pengembangan UKM dapat berjalan maksimal dan akan mudah mencapai tujuan yang sudah direncanakan. Selain itu, kerjasama dalam pengembangan UKM ini akan lebih ringan dan target hasilnya akan dicapai secara efektif serta lebih ringan dilakukan bersama-sama olah pemerintah, pelaku usaha dan pemberi modal.

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

Powered by WordPress | Designed by: Premium Themes. | Thanks to Juicers, Free WP Themes and